Web Hosting

Untuk Istriku

Dia istriku. Dia istriku yang melayaniku. Dia istriku yang menjadikanku seorang ayah. Dia istriku yang menyempurnakan separuh nafasku. Dia istriku yang mengusap punggungku kala amarah bersemayam dalam dada. Dia istriku yang doa dan air matanya tulus untukku.

Gadis Berjilbab Ungu

Bagiku sudah biasa aku mendengar kemarahan ayah seperti saat ini. Ibuku hanya bisa menangis melihat aku yang sedang dibentak-bentak ayah.

Monster Pembawa Gunting

“Yah gondrong.” Batinku saat aku memakai seragam sekolah sambil melihat kaca. Aku usap rambutku, memang benar gondrong rupanya. Alamat ibu akan ‘menyanyi’ kalau tahu begini.

Seragam Sekolah

“Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tak diganggu.dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Duhai gadis berjilbab ungu,

Pertama aku melihatmu seketika itu aku jatuh hati padamu. Sikap lemah lembutmu, senyum tulusmu, tutur bahasamu, cantik sekali di mataku. Dengan balutan jilbab berwarna ungu kau terlihat begitu anggun. Siapa dirimu aku bertanya-tanya dalam hati.

Minggu, 31 Mei 2015

Bijak Dalam Memberi Fatwa


Bijak Dalam Memberi Fatwa
Abdurrahman bin al Hakim, Amir Andalusia, mengundang sejumlah ahli fiqih di kediamannya. Ia sedang menghadapi masalah pelik. Pada siang hari bulan Ramadhan ia telah melakukan hubungan seksual dengan budak perempuannya. Saat itu ia benar-benar tidak sanggup menahan hasrat birahinya. Ia ingin bertanya kepada para ulama ahli fiqih bagaimana cara bertaubat dan membayar kafarat.

Lidah

Lidah
Allah swt. berfirman, "Wahai orang-orang berfirman berdzikirlah kepada Allah sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah pada pagi dan sore' (Q.S. al-Ahzab: 41-42). Wahai Musa bin Imran! Dengarkan ucapan-Ku! Aku adalah Sang Penguasa. Tak ada perantara antara Aku dan engkau. Berikan kabar gembira pada pemakan riba akan murka Tuhan dan siksa neraka yang berlipat ganda.

Sabtu, 30 Mei 2015

Aku Heran

Allah swt. Berfirman, “Wahai anak Adam! Aku heran kepada orang yang meyakini kematian, bagaimana ia masih bisa bersenang-senang? Aku heran kepada orang yang meyakini hisab, bagaimana ia sibuk mengumpulkan harta? Aku heran kepada orang yang meyakini alam kubur, bagaimana ia masih bisa tertawa?

Tuhan

Tuhan
Allah swt. berfirman, "Wahai anak Adam! Aku Allah, tak ada Tuhan selain-Ku. Maka, sembahlah Aku, bersyukurlah pada-Ku dan jangan kufur. Wahai anak Adam! Siapa yang memusuhi wali-Ku, berarti ia telah secara terang-terangan memerangi-Ku. aku sangat murka terhadap orang yang menganiaya hamba yang tak mempunyai penolong selain Aku. Siapa yang rela terhadap pembagian-Ku aku berkahi rezekinya dan dunia akan mendatanginya secara tak disangka-sangka walaupun ia tak menginginkannya."

Jumat, 29 Mei 2015

Penebar Salam

Di dalam surga itu terbagi atas kamar-kamar, sabda Rasulullah suatu ketika. Dindingnya tembus pandang dengan hiasan-hiasan yang sangat menakjubkan. Di kamar itu pula, terdapat suatu pemandangan yang tak pernah disaksikan di dunia dan terdapat segala hiburan yang tak pernah dirasakan di dunia.

“Untuk siapa nantinya kamar-kamar itu, wahai Rasulullah,” tanya para sahabat.

Wudhu

  • Bersiwak dan selalu berdzikir ketika membasuh
  • Merasa takut terhadap Zat yang dituju serta bertaubat dari apa yang diperbuat di masa lalu
  • Diam setelah bersuci sampai melakukan shalat
  • Bersuci kemudian memotong kumis, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, menggunting kuku, membasuh tulang persendian, memelihara hidung, dan membersihkan pakaian serta badan.

Manusia

Manusia
Allah swt. Berfirman, “Wahai anak Adam! Jangan kalian melaknat makhluk, sebab laknat tersebut akan kembali kepada kalian. Wahai anak Adam! Langit tegak di angkasa tanpa tiang karena salah satu dari nama-Ku, tetapi hati kalian tak pernah tegak dengan seribu nasehat dalam kitab-Ku.

Kamis, 28 Mei 2015

Cinta dan Makanan

Cinta dan Makanan
Abul Haris Husain benar-benar mencintai istrinya yang cantik itu. Suatu hari, sang istri sengaja membiarkan tidak menyediakan makan seharian. Tentu saja Abul Haris Husain kesal dibuatnya.

“Istriku, aku belum mendengar kamu menyebut-nyebut makanan?” tanyanya.

“Masya Allah! Apakah dengan memandang saja tidak cukup menyenangkan, daripada menggerutu seperti itu,” jawab istrinya.

“Istriku, jika seorang laki-laki tampan dan seorang wanita cantik molek hanya duduk saja dari pagi sampai sore begini tanpa makan, mereka bisa saling meludahi wajah satu sama lain!”

Noordin Oh Nurrdin

Noordin Oh Nurrdin
“Wih pelihara jenggot. Wih celananya cingkrang. Ikut aliran mana Din?”


Aku mengernyitkan dahi. Tak paham aku akan pertanyaannya. Aku gagal paham dengannya hingga garuk-garuk kepala belaka yang jadi pelampiasan. Aku bisu dalam kebingungan. Belum habis rasa bingungku, ia telah menghujamkan kembali pertanyaan. “Jangan jadi teroris loh ya!”