Ibrahim ibn Abu Abil menuturkan bahwa suatu hari ia menemui
Hisyam ibn Abdul Malik. Hisyam memerintahkan kepada pembantunya, “Siapkan surat
pengangkatan orang ini sebagai Gubernur Mesir.”
Ibrahim berkata kepada Hisyam, “Maafkan aku, wahai khalifah yang mulia, aku
tidak bisa menerimanya!”
Hisyam marah, warna mukanya berubah dan berkata, “Ketika aku
meminta bantuan dari orang-orang baik, mereka menolak mengemban tugas dengan
alasan serupa.”
Setelah kemarahannya reda dan warna mukanya kembali seperti
semula, Ibrahim berkata kepadanya, “Wahai Amirul Mukminin! Bukankah Allah
berfirman, ‘Sesungguhnya kami telah
menawarkan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, tetapi semuanya enggan
memikul amanat itu.’ Demi Allah! Ketika gunung-gunung enggan memikul
amanat, Allah tidak memaksa mereka dan tidak mencela mereka.”
Ketika Hisyam mendengar jawaban Ibrahim, ia tertawa
dan berkata, “Hai ibn Abi Abil! Sungguh seandainya aku menempati kondisimu, aku
juga akan melakukan hal yang sama.”



